Ini Nih Penyebab Munculnya Kerutan di Wajah

Posted on Leave a commentPosted in Kecantikan

Kerutan di wajah merupakan salah satu masalah yang dapat menurunkan penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Di samping itu, bila sudah berhadapan dengan masalah ini, besar kemungkinan wajah akan terlihat lebih tua daripada umur yang sebenarnya. Misalnya, jika seorang wanita yang masih berusia 25 tahunan mengalami masalah kerutan di wajah, orang-orang di sekitarnya bisa saja menebak umur wanita itu 30 tahunan ke atas. Apalagi jika mereka melihatnya ketika sedang tidak memakai make up. Btw, tahukah Anda apa yang menyebabkan kerutan di wajah? Selain faktor usia, masalah ini bisa juga disebabkan oleh:

Sering terpapar sinar matahari

Tidak bisa dipungkiri bahwa sinar matahari dapat membuat kulit tidak hanya berubah warna, terasa terbakar, dan memerah tapi juga menghilangkan elastisitasnya sehingga kerutan bisa muncul dengan cepat. Di Indonesia, intensitas cahaya matahari akan mencapai puncaknya dari jam 11 sampai jam 14 siang. Dalam rentan waktu ini, tidak hanya sinar ultraviolet B yang bisa menembus kulit tapi juga sinar ultraviolet A dan C. Oleh sebab itu, orang-orang yang sering terpapar sinar matahari memiliki kemungkinan untuk mengalami kerutan jauh lebih beasar dibandingkan orang-orang yang ada di dalam ruangan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda sering terkena sinar matahari ketika mengerjakan rutinitas harian Anda? Jika iya, ada baiknya untuk menggunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, sepatu, sarung tangan, dan juga helm atau topi untuk melindungi kulit dan tubuh dari paparan sinar ultraviolet. Tidak lupa juga disarankan untuk menggunakan krim tabir surya agar kulit benar-benar terlindung dari radikal bebas dan sinar UV.

Kurang istirahat dan minum air putih

Ada banyak alasan mengapa orang suka kurang istirahat. Beberapa di antara mereka ada yang sibuk dengan tugas kampus atau tugas kantor dan beberapa orang lainnya melakukan ini hanya untuk nonton bola atau melakukan kegiatan yang berkaitan dengan ilmu kebatinan. Apapun alasannya kurang istirahat itu tidak baik untuk kesehatan tubuh dan kulit. Perlu diketahui bahwa Anda butuh waktu istirahat dalam sehari sekitar 7-8 jam. Apa tujuannya? Untuk menyegarkan dan mengistirahatkan tubuh yang capek setelah beraktivitas seharian. Di samping itu, hal ini juga dapat membantu proses regenerasi kulit agar sel-sel kulit mati bisa terangkat dengan sempurna dan kulit tidak stres. Di sisi lain, ada pula orang-orang yang sedikit sekali minum air putih karena merasa tidak terlalu butuh atau karena mereka lebih menyukai minuman manis dan bersoda. Apakah Anda salah satu dari mereka? Sadari bahwa tubuh setidaknya membutuhkan 2 liter air mineral setiap hari agar tubuh tidak dehidrasi dan kulit tidak kering. Bila kulit kehilangan kelembabannya (kering), kerutan akan muncul dengan cepat.

Rokok

Apakah Anda suka merokok? Jika iya, Anda pasti sering membaca apa saja bahaya merokok bagi kesehatan yang mana informasi ini ada di kemasan rokok itu sendiri. Ya, merokok adalah kegiatan yang tidak baik dan tidak dianjurkan karena hanya mendatangkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh dan kulit. Khusus untuk kulit, masalah yang akan muncul adalah jerawat, kulit kering, dan juga kerutan. Masalah-masalah kulit ini tidak hanya bisa diderita oleh perokok aktif tapi juga perokok pasif (orang-orang yang berada di sekitar perokok aktif). Oleh karenanya, stop merokok sekarang juga atau jauhi orang-orang yang merokok.

Penggunaan produk kecantikan yang tidak tepat

Ada banyak sekali produk kecantikan di pasaran yang tidak memenuhi standarisasi obat-obatan nasional tapi masih bebas dijual. Di samping itu, ada pula produk-produk oplasan alias palsu yang bisa saja sudah digunakan tanpa Anda sadari. Masalah selanjutnya yang perlu diketahui adalah tidak semua orang yang menggunakan produk kecantikan memilih produk dengan benar. Alhasil, berbagai gangguan kulit didapatkan, termasuk kerutan di wajah. Solusi terbaik untuk menghindari hal ini adalah konsultasi terlebih dahulu dengan para ahli, mengecek jenis kulit, dan kemudian membeli produk yang berkualitas dan sesuai dengan jenis kulit.

Seputar Penyakit Diabetes Melitus

Posted on Leave a commentPosted in Kesehatan

Diabetes termasuk salah satu penyakit yang cukup mengkhawatirkan, terutama bila sudah parah kemungkinan besar membuat penderitanya tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa bahkan beresiko mematikan. Contohnya untuk bangun dari tempat tidur, penderita mesti dituntun. Penyakit diabetes terbagi dalam dua kelompok yakni tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 biasanya menyerang pada usia anak-anak, remaja dan di bawah 40 tahun. Berat badan penderita biasanya kurus, sedangkan kadar insulin darah rata-rata rendah atau bahkan tidak ada. Sementara penderita untuk diabetes tipe kedua adalah orang tua yakni di atas usia 40 tahun, memiliki berat badan berlebih tapi juga bisa normal dan mempunyai kadar insulin relarif tinggi namun terkadang normal. Lebih lengkap, berikut gejala, pencegahan, komplikasi, dan pengobatan mengenai diabetes:

Gejala

Banyak orang mengabaikan setiap gejala yang dikeluhkannya. Seperti halnya sering sakit pinggang, bisa jadi merupakan tanda dari penyakit ginjal. Jika dibiarkan, tentu akibatnya bisa fatal. Begitu pula dengan diabetes yang harus segera ditangani. Adapun gejala yang dirasakan adalah lebih sering buang air kecil terutama di malam hari, haus dan kelelahan mesti tak melakukan aktivitas berat, berkurangnya masa otot, turunnya berat badan (untuk diabetes tipe 1), dan lain sebagainya. Jika Anda sering kali mengalami gejala tersebut, ada baiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan kondisi kesehatan dan dapat ditangani dengan segera.

Pencegahan

Ada banyak kebiasan buruk yang dapat memicu diabetes, antara lain terlalu sering mengkonsumsi minuman dengan pemanis buatan, makanan tinggi lemak, berminyak, dan kurangnya waktu tidur. Makanan dan minuman tersebut akan meningkatkan kadar gula darah sehingga lebih rentan terserang diabestes terutama tipe 2, sedangkan kurangnya waktu tidur hal ini mengakibatkan tubuh tidak dapat memproduksi glukosa secara normal atau bahkan menurun sehingga memiliki resiko diabetes tipe 1. Untuk meminimalisir serangan diabetes baik 1 maupun 2, upayakan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat, memperoleh waktu tidur yang cukup, melakukan olahraga teratur, dan menghindari makanan & minuman yang mengandung rasa manis tinggi.

Komplikasi

Penyakit diabetes bisa mengakibatkan masalah yang sangat serius, dua di antaranya adalah jantung dan stroke karena menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Hal ini kemungkinan besar bisa terjadi hingga 5 kali lebih kuat apabila kadar gula darah tidak seimbang dalam waktu yang berkelanjutan. Lebih dari itu, diabetes tipe 2 juga memicu gagal ginjal, di mana fungsi utama ginjal adalah menyaring racun di dalam tubuh, namun saat kadar gula darah berlebih ginjal harus bekerja dengan ekstra. Itulah bahaya diabetes, bersumber dari satu penyakit namun memicu masalah besar lainnya.

Pengobatan

Untuk mengatasi penyakit diabetes selain dapat menggunakan tanaman herbal juga secara medis. Memanfaatkan obat herbal pastinya lebih hemat dan ringan efek samping. Namun hal ini perlu dilakukan dengan cara yang tepat atau bila perlu konsultasikan ke dokter sebelum mengkonsumsinya. Pengobatan medis tentu saja lebih mahal apalagi kalau harus rawat inap, beli obat, dan biaya perawatan. Semua pengobatan baik untuk dilakukan asal dengan tenaga ahli yang berpengalaman dan dilakukan tindakan secara cepat & tepat.

Penyakit diabetes memang sangat fatal dampaknya. Dalam waktu yang berkepanjangan akan membuat seseorang terkujur dan berdaya. Bahkan, bisa mengancam nyawa seseorang bila lama diabaikan. Oleh sebab itu jangan biarkan penyakit tersebut terus mengintai, segera lakukan pencegahan untuk dapat menghindarinya.